Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomassa di atas permukaan tanah, cadangan karbon dan potensi serapan CO2 pada pohon nyatoh (Palaquium obtusifolium) di Hutan Kota Bonawang Kotamobagu. Jenis penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode Non-Destructive Sampling yang berfungsi untuk pengambilan data tanpa merusak pohon secara permanen sehingga memungkinkan penggunaan kembali obyek yang sama. Metode pengumpulan data menggunakan pendekatan inventarisasi hutan dengan teknis sensus, di mana seluruh jenis pohon nyatoh yang dijumpai di lokasi penelitian diukur diameter batangnya, yaitu diameter at breast height (DBH = 130 cm) dengan menggunakan pita meter. Diameter batang pohon nyatoh diukur mulai dari 30 cm. Hasil menunjukkan bahwa populasi nyatoh (Palaquium obtusifolium) sebanyak 128 individu dengan kelas diameter mulai dari 30 cm hingga 214,09 cm. Jumlah individu terbanyak terdapat pada kelas diameter 50 cm hingga 60 cm sebesar 18 pohon (14,06%). Total biomassa sebesar 3.582.437 kg (3.581,44 ton), cadangan karbon sebesar 1.683.275,74 kg C (1.683,28 ton C), dan serapan karbondioksida sebesarĀ 6.177.621,98 kg CO2 (6.177,62 ton CO2). Diameter lebih dari 200 cm mendominasi potensi ekologis, menyumbang 23,88% dari dengan potensi biomassa 855,18 ton, cadangan karbon 401,94 ton C, dan serapan CO2 1.475,11 ton CO2. Dengan rata-rata kerapatan karbon 397,94 ton C/ha di lahan seluas 4,23 ha, kawasan ini masuk dalam kriteria tinggi, menegaskan pentingnya pelestarian pohon besar untuk mitigasi iklim kawasan perkotaan.