Abstract
Penelitian kuantitatif eksplanatori ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman makna lampu sein dan kepatuhan pengendara terhadap keselamatan berkendara di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 100 pengendara sepeda motor aktif yang dipilih menggunakan rumus Slovin melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial, pemahaman makna lampu sein berpengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan berkendara (t_”hitung” =3,309>t_”tabel” =1,984; p=0,001). Kepatuhan pengendara juga berpengaruh positif dan signifikan (t_”hitung” =8,251>t_”tabel” =1,984; p=0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keselamatan berkendara (F_”hitung” =339,026>F_”tabel” =3,090; p=0,000) dengan koefisien determinasi (R^2) sebesar 87,5%, sedangkan 12,5% sisanya dipengaruhi faktor di luar model. Kesimpulannya, pemahaman isyarat nonverbal dan kepatuhan berkendara sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung.