Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan melayani dalam meningkatkan etos kerja pegawai di Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo. Analisis menggunakan lima dimensi servant leadership menurut Dennis dan Bocarnea (2005), yaitu love, empowerment, vision, humility, dan trust. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dari unsur pimpinan dan pegawai yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas organisasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani telah diterapkan dan memberikan kontribusi positif terhadap etos kerja pegawai. Dimensi love diwujudkan melalui komunikasi terbuka, perhatian, arahan, dan pendampingan; empowerment melalui pemberian tanggung jawab dan kesempatan melaksanakan tugas secara mandiri; vision melalui penyampaian tujuan, target, dan arah kerja; humility melalui keterbukaan terhadap saran dan partisipasi pegawai; serta trust melalui pemberian kepercayaan yang disertai pembinaan dan evaluasi. Penerapan tersebut berkaitan dengan etos kerja yang tercermin dalam disiplin, tanggung jawab, komitmen, kerja sama, dan semangat kerja. Namun, penerapannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam pemerataan perhatian, pelibatan pegawai dalam pengambilan keputusan, internalisasi visi, dan penguatan kepercayaan. Penelitian merekomendasikan penguatan komunikasi dua arah, delegasi yang proporsional, internalisasi tujuan organisasi, serta evaluasi kepemimpinan secara berkala.