Abstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk gangguan sistem muskuloskeletal seperti arthritis gout. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah yang memicu pembentukan kristal pada persendian, sehingga menimvulkan nyeri. Terapi nonfarmakologis seperti kompres hangat yang dikombinasikan dengan tanaman herbal serai (Cymbopogon Citratus) dinilai efektif dalam mengurangi nyeri karena kandungan minyak astiri yang bersifat antiinflamasi dan memberikan efek hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh aplikasi kompres hangat serai terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia penderita arthritis gout. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Pemberian kompres hangat serai selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 10 menit setiap sesi. Hasil pengukuran skala nyeri menunjukkan penurunan bertahap dari skala 6 (sedang) menjadi skala 3 (ringan). Pemberian kompres hangat serai dapat menurunkan tingkat nyeri yang signifikan pada lansia dengan arthritis gout.