Abstract
Nyeri menstruasi dapat mengganggu aktivitas dan prestasi remaja putri. Dengan pemberian teknik relaksasi otot progresif dapat mengurangi serangkaian kontraksi dan menimbulkan relaksasi pada otot tertentu yang dapat mempengaruhi rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi pada siswi kelas 1 SMP Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 15 siswi dipilih secara purposive sampling dari populasi 26 siswi. Terapi relaksasi otot progresif diberikan sehari sekali selama 15-20 menit pada hari pertama sampai ketiga menstruasi. Data intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale dan dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata nyeri sebelum terapi 6,73 dan sesudah terapi 4,33 dengan penurunan 2,4 dan p-value 0,000 (≤ 0,05). Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan relaksasi otot progresif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi. Disarankan kepada remaja putri dapat mengaplikasikan teknik relaksasi otot progresif untuk mengurangi nyeri dismenore.