Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) salah satu penyakit yang sering menyerang balita dan menjadi penyebab utama morbiditas. ISPA dapat disebabkan oleh virus atau bakteri, ditandai dengan gejala seperti batuk, demam, dan sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe dan madu terhadap penurunan ISPA pada balita di Desa Peuniti, kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimental, menggunakan pendekatan one group pretes-postes. Populasi penelitian ini 27 orang yang terkena ISPA dengan jumlah sampel 15 responden. Dengan Teknik pengambilan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 2-20 Juni 2025. Hasil penelitian uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai p-velue= 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seduhan jahe dan madu efektif dalam membantu mengurangi ISPA pada balita. Saran untuk penelitian selanjutnya di harapkan dapat melakukan penelitian dengan sampel lebih besar dan waktu intervensi lebih lama. Dengan penggalian lebih dalam tentang faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasil. Seperti status gizi, pola makan, dan kebersihan lingkungan.