Abstract
Perkembangan anak salah satu bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat dikatakan sebagai hasil dari proses pematangan. Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda, untuk itu stimulasi bermain balok diberikan kepada anak agar anak lebih terampil meningkatkan kemampuan motorik halusnya dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan balok terhadap perkembangan motorik halus pada anak prasekolah. Jenis penelitian kuantitatif design quasi eksperiment pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelian adalah anak umur 4-5 tahun, dan anak yang mempunyai keterlambatan motorik halusnya, sampel kelas A berjumlah 15 anak yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebelum dilakukan permainan balok nilai rata-rata 5,00, sedangkan setelah dilakukan permainan balok nilai rata-rata menjadi 9,07, dengan P-value 0,000. Kesimpulan terdapat Pengaruh Permainan Balok Terhadap Perkembangan Motorik Halus Di TK Kamaliah Aceh Besar. Saran diharapkan agar guru dan orang tua memberikan stimulasi yang beragam melalui permainan edukatif seperti permainan balok untuk membantu anak mengembangkan kemampuan motorik halusnya secara optimal.