Abstract
Siswa dengan disabilitas intelektual sedang memerlukan stimulasi motorik yang sesuai agar perkembangan kemampuan geraknya dapat berkembang secara optimal. Salah satu aktivitas yang berpotensi memberikan stimulasi tersebut adalah permainan bola basket yang melibatkan aspek kekuatan, koordinasi, keseimbangan, kecepatan, dan kelincahan. Penelitian yang dilakukan berfokus pada analisis pengaruh latihan bola basket terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar siswa kelas VII SMPLB di SLB Harapan Pelangi Jember. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui metode eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Empat siswa kelas VII di libatkan sebagai partisipan penelitian dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data diperoleh dengan memanfaatkan instrumen observasi dan tes kemampuan motorik kasar yang dilakukan pada tahap sebelum dan setelah perlakuan diberikan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji paired sample t-test. Perbandingan hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan motorik kasar meningkat dari 8,75 menjadi 19, dengan peningkatan sebesar 10,25 poin. Adapun analisis paired sample t-test menunjukkan probabilitas (p-value) sebesar 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh perlakuan terhadap kondisi sebelum diberikan perlakuan dan setelah perlakuan diberikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan latihan bola basket berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar siswa berkebutuhan khusus penyandang disabilitas intelektual sedang. Students with moderate intellectual disabilities require appropriate motor stimulation to ensure optimal motor development. One activity that has the potential to provide such stimulation is basketball, which involves aspects of strength, coordination, balance, speed, and agility. This research focused on analyzing the effect of basketball training on improving gross motor skills of seventh-grade students at Harapan Pelangi Special Needs School in Jember. A quantitative approach was applied in this study through an experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design. Four seventh-grade students were involved as research participants using a saturated sampling technique. Data collection was obtained using observation instruments and gross motor skills tests conducted before and after the treatment was given. Data analysis included descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and a paired sample t-test. Comparison of the pretest and posttest results showed that the average gross motor skills increased from 8.75 to 19, with an increase of 10.25 points. The paired sample t-test analysis showed a probability (p-value) of 0.001 (<0.05), indicating an effect of the treatment on pre-treatment and post-treatment conditions. These findings indicate that the implementation of basketball training contributed to improving the gross motor skills of students with special needs and moderate intellectual disabilities.