Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi gender diveristy, menganalisis pola keterlibatan perempuan, mengidentifikasi faktor penghambat, serta menyusun rekomendasi strategis penerapan gender diversity dalam operasional logistik ekspor-impor di PT Dirgantara Indonesia (Persero). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang dipilih secara purposif, mencakup staff operasional, supervisor, dan akademisi, serta didukung observasi partisipatif dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian tugas antara karyawan laki-laki dan perempuan pada dasarnya berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan operasional, namun dalam praktiknya masih dipengaruhi asumsi kapastias fisik, sehingga perempuan lebih banyak ditempatkan pada pekerjaan administratif. Meski demikian, perusahaan memiliki kekuatan berupa gaya kepemimpinan yang adaptif dan budaya tim kerja yang kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gender diversity di divisi logistik ekspor-impor di PT Dirgantara Indonesia telah berjalan secara fungsional, tetapi belum sepenuhnya inklusif secara struktural, terutama pada jalur karier vertikal. Rekomendasi strategis yang dihasilkan meliputi transparasi sistem promosi, pelatihan kepemimpinan inklusif, dan mekanisme pelaporan keluhan yang responsif.