Publishing Journal • Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

UPAYA KOMUNIKASI HUMANISTIK GURU HONORER DALAM MENGELOLA MINAT SISWA UNTUK MENGUNJUNGI PERPUSTAKAAN (Studi Fenomenologi pada Guru Honorer di SMP Adhi Karya Rancaekek)

DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.3274 Published: 12 July 2026 Pages: 31-45 (Vol. 2, No. 3) Views: 4
Authors & Researchers
P
Pramudia, Archel Dio International Women University1
H
Hadi, Saiful International Women University2
R
Ramadhan, Affan Neskisyah International Women University3
R
Rachmah, Fitri Annisa International Women University4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam upaya komunikasi humanistik seorang guru honorer dalam mengelola minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan di SMP Adhi Karya Rancaekek. Di tengah krisis literasi nasional dan keterbatasan fasilitas fisik serta sarana digital sekolah, kunjungan siswa ke perpustakaan tersebut tetap terjaga secara organik. Dengan mengadopsi paradigma konstruktivisme dan metode kualitatif berpendekatan fenomenologi, penelitian ini mengkaji fenomena tersebut melalui kerangka fenomenologi Alfred Schutz (motif, tindakan, makna) serta teori Person-Centered Approach Carl R. Rogers (genuineness, unconditional positive regard, empathic understanding). Data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan key informan (Ibu Dian) dan informan pendukung (Kepala Yayasan, Kepala Sekolah, serta siswa), lalu dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan divalidasi melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Because-of motive pembentukan komunikasi humanistik berakar dari dorongan maternal, rasa terima kasih pada yayasan, kompensasi atas keterbatasan latar belakang pendidikan formal, serta kekosongan posisi Guru BK; sedangkan in-order-to motive bertujuan menghilangkan stigma kaku perpustakaan, menanamkan afeksi minat baca berkelanjutan, membina karakter remaja, hingga mencapai nilai spiritual. (2) Tindakan komunikasi yang direalisasikan meliputi redefinisi aturan ruang yang fleksibel (third place), mendengarkan aktif melalui konseling organik, memberikan teguran persuasif tanpa menghakimi, serta berkolaborasi dengan pimpinan sekolah. (3) Makna pengabdian direfleksikan sebagai transformasi spiritual, rekonseptualisasi rezeki non-materiil ("kalkulator Allah"), dan proses relasi resiprokal yang mendewasakan. (4) Pendekatan Ibu Dian secara utuh merepresentasikan keaslian diri, penerimaan tanpa syarat, dan pemahaman empatik yang mendapat validasi institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbatasan fasilitas fisik dan literatur dapat dikompensasi secara psikologis melalui kehadiran figur guru yang mampu menghadirkan keamanan emosional bagi siswa.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Cover

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ISSN: 3109-855X Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher