Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong organisasi memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada khalayak. KPSBU Lembang menggunakan Instagram dan Facebook untuk menyampaikan informasi kelembagaan, edukasi peternakan, promosi produk, serta membangun hubungan dengan anggota, pelanggan, dan masyarakat umum. Namun, pengelolaannya masih menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia dan konsistensi konten. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi dalam pengelolaan pesan digital pada media sosial Instagram dan Facebook di KPSBU Lembang melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan satu informan kunci. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi KPSBU Lembang telah menerapkan dimensi strategi komunikasi Hafied Cangara melalui perencanaan, penyusunan pesan, pemilihan media, penentuan khalayak, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan melalui kalender konten dan penjadwalan publikasi. Implementasi meliputi penyusunan pesan dengan bahasa semi formal, produksi dan publikasi konten, serta interaksi dengan audiens. Evaluasi dilakukan melalui fitur Insight pada Meta Business Suite untuk melihat engagement, jangkauan, tayangan, komentar, dan tanda suka. Keterbatasan sumber daya manusia menjadi kendala utama dalam menjaga konsistensi pengelolaan media sosial.