Publishing Journal • Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

KINERJA PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU MELALUI DIGITALISASI DI KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI GORONTALO

DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.3420 Published: 12 July 2026 Pages: 41-55 (Vol. 2, No. 3) Views: 4
Authors & Researchers
S
Sri, Sri Rahayu D. Karim Universitas Negeri Gorontalo1
A
Aneta, Yanti Universitas Negeri Gorontalo2
A
Abdussamad, Juriko Universitas Negeri Gorontalo3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dalam meningkatkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) berbasis digital di Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Fokus penelitian menggunakan teori John Minner (1988) yang mencakup empat dimensi yakni, kualitas kinerja pegawai, kuantitas kinerja pegawai, penggunaan waktu serta kerja antar pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi PTSP, Pegawai pelaksana PTSP, Staf IT, dan Masyarakat pengguna layanan yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) melalui digitalisasi yaitu pada aplikasi Mobile SMS sangat membantu masyarakat dalam mengurus berkas serta membantu pegawai di Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dalam menyelesaikan pekerjaan. Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) melalui digitalisasi pada aplikasi Mobile SMS sangat membantu serta lebih memudahkan kinerja pegawai dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, seperti upaya peningkatan kualitas kinerja pegawai terhadap pelayanan dilakukan melalui penerapan digitalisasi menciptakan pelayanan yang cepat dan efektif sehingga masyarakat puas dengan pelayanan yang diberikan, kuantitas kinerja pegawai dalam PTSP berbasis mobile SMS di Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dianggap baik, hal ini dapat dilihat melalui kecepatan waktu respons, jumlah pemrosesan permohonan informasi harian, dan pengurangan antrean tatap muka secara signifikan, akan tetapi pada efektivitas penggunaan waktunya belum cukup efektif dan belum sepenuhnya optimal, artinya digitalisasi sudah membuat penggunaan waktu lebih efisien dibanding sistem manual, tetapi efektivitasnya masih berada pada tahap berkembang dan memerlukan peningkatan dalam penyelesaian serta konsistensi penggunaan para pegawai dalam menjalakan sistem digital. Untuk itu kerja sama antar pegawai sangat diharapkan, karena kerja sama antar pegawai merupakan faktor utama dalam menciptakan proses pelayanan publik yang efektif, cepat, dan profesional kepada masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan terpadu satu pintu melalui digitalisasi telah memberi manfaat kepada berbagai pihak, akan tetapi belum sepenuhnya optimal karena masih dipengaruhi oleh beberapa indikator.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Cover

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ISSN: 3109-855X Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher