Publishing Journal • Journal of Science and Social Research (JSSR)

PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH SEBAGAI LILIN RAMAH LINGKUNGAN DALAM UPAYA PENGURANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DESA WONOGIRI 2, KEL. KELAPA TUJUH, KEC. KOTABUMI SELATAN, KAB. LAMPUNG UTARA

DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6243 Published: 15 April 2026 Views: 2
Authors & Researchers
Y
Yudi Surono STAI Ibnu Rusyd Kotabumi1
D
Danur Widiya Ningsih STAI Ibnu Rusyd Kotabumi2
D
Dwi Kurnia Sari STAI Ibnu Rusyd Kotabumi3
C
Chotibul Umam STAI Ibnu Rusyd Kotabumi4

Abstract

Abstract: The increase in household and culinary business activities has led to a rise in used cooking oil waste, which has the potential to pollute the environment if disposed of improperly. In Wonogiri 2 Village, Kelapa Tujuh Subdistrict, South Kotabumi District, North Lampung Regency, used cooking oil waste is still not optimally managed, and most of it is directly discharged into drainage systems or the soil. This Student Creativity Program (PKM) aims to educate and empower the community to utilize used cooking oil waste as a raw material for making environmentally friendly candles, while also reducing environmental pollution and creating household-based economic opportunities. The scope of activities includes socialization of the dangers of used cooking oil, training in processing used cooking oil, and hands-on practice in making eco-friendly candles. The method used is a descriptive-participatory approach through field observation, socialization, training, mentoring, and activity evaluation. The results show an increase in community knowledge and awareness regarding the management of used cooking oil waste. The candles produced have a stable flame, do not produce excessive smoke, and are suitable as an alternative to paraffin-based candles. This activity demonstrates that utilizing used cooking oil to produce environmentally friendly candles is a simple, applicable, and sustainable solution to reduce environmental pollution while also having the potential to improve community welfare. Keywords: Used Cooking Oil, Eco-Friendly Candles, Waste Management, Community Empowerment, PKM   Abstrak: Peningkatan aktivitas rumah tangga dan usaha kuliner menyebabkan bertambahnya limbah minyak jelantah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang secara sembarangan. Di Desa Wonogiri 2, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, limbah minyak jelantah masih belum dikelola secara optimal dan sebagian besar langsung dibuang ke saluran air atau tanah. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan lilin ramah lingkungan, sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan membuka peluang ekonomi berbasis rumah tangga. Ruang lingkup kegiatan meliputi sosialisasi bahaya minyak jelantah, pelatihan pengolahan minyak jelantah, serta praktik langsung pembuatan lilin ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif melalui observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah minyak jelantah. Lilin yang dihasilkan memiliki daya nyala yang stabil, tidak menghasilkan asap berlebihan, dan layak digunakan sebagai alternatif lilin berbahan parafin. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin ramah lingkungan merupakan solusi sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan dalam mengurangi pencemaran lingkungan serta berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Minyak Jelantah, Lilin Ramah Lingkungan, Pengelolaan Limbah, Pemberdayaan Masyarakat, PKM.

Quick Actions

Indexing Journal

Journal of Science and Social Research (JSSR) Cover

Journal of Science and Social Research (JSSR)

ISSN: 2615 –4307 Publisher: GORETAN PENA