Abstract
Abstract: This study aims to analyze human resource management at the Tambelang District Community Health Center (Puskesmas) in the context of delivering public health services. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, involving nine informants: seven from the health center and two from the community/patient group. The analysis utilized Hasibuan’s (2016) Human Resource Management theory, covering planning, organizing, directing, controlling, and human resource development. The results indicate that HR management at the Tambelang District Health Center has been implemented through workforce planning based on workload, population size, service coverage area, and the specific needs of each unit. Organizing is carried out through task allocation and staff placement based on competence and areas of expertise, accompanied by inter-unit coordination during service delivery. Direction is provided routinely through morning assemblies, briefings, coordination meetings, guidance, and staff motivation. Control is exercised through monitoring task execution and discipline, as well as evaluating service quality. Meanwhile, HR development is conducted through training and guidance activities organized by both the health center and the Health Office. Although various HR management functions are operational, several challenges persist—particularly the limited number and types of specific health personnel, as well as increased workloads during surges in patient numbers or when staff conduct outreach activities outside the facility. These conditions can affect service efficiency, specifically patient waiting times. Therefore, strengthening workforce provision and workload management remains necessary to ensure that HR management can more optimally support public health service delivery. Keywords: Human Resource Management, Community Health Center (Puskesmas), Public Service, Health Service. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia di Puskesmas Kecamatan Tambelang dalam memenuhi pelayanan publik di bidang kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan sembilan informan yang terdiri atas tujuh informan dari pihak Puskesmas dan dua informan dari masyarakat/pasien. Analisis dilakukan menggunakan teori Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Hasibuan (2016) yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM di Puskesmas Kecamatan Tambelang telah dilaksanakan melalui perencanaan kebutuhan tenaga berdasarkan beban kerja, jumlah penduduk, cakupan wilayah pelayanan, serta kebutuhan masing-masing unit. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas dan penempatan pegawai berdasarkan kompetensi dan bidang keahlian, disertai koordinasi antarunit dalam pelaksanaan pelayanan. Pengarahan dilakukan secara rutin melalui apel pagi, briefing, rapat koordinasi, pembinaan, dan pemberian motivasi kepada pegawai. Pengawasan dilakukan melalui pemantauan terhadap pelaksanaan tugas, kedisiplinan, serta evaluasi pelayanan. Sementara itu, pengembangan SDM dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pembinaan yang diselenggarakan oleh Puskesmas maupun Dinas Kesehatan. Meskipun berbagai fungsi manajemen SDM telah berjalan, masih terdapat beberapa kendala, terutama keterbatasan jumlah dan jenis tenaga kesehatan tertentu serta beban kerja yang meningkat ketika jumlah pasien bertambah atau tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan di luar gedung. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kelancaran pelayanan, khususnya waktu tunggu pasien. Dengan demikian, penguatan pemenuhan kebutuhan tenaga dan pengelolaan beban kerja masih diperlukan agar manajemen SDM dapat mendukung pelayanan publik di bidang kesehatan secara lebih optimal. Kata kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Puskesmas, Pelayanan Publik, Pelayanan Kesehatan.