Abstract
Abstract: This study aims to examine the effect of physical work environment and work motivation on employee performance at the Sawangan District Office, Depok City, both partially and simultaneously. A quantitative approach was used with a questionnaire measured on a five-point Likert scale. The sample was determined by saturated sampling, namely all 35 employees of the office. Data were analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, simple and multiple linear regression, correlation, coefficient of determination, t-test, and F-test with SPSS version 27. The results show that physical work environment has no significant partial effect on employee performance (t = 1.033; sig. = 0.305), while work motivation has a positive and significant partial effect (t = 4.717; sig. = 0.000). Simultaneously, both variables significantly affect employee performance (F = 166.555; sig. = 0.000) with a coefficient of determination of 0.843, meaning that 84.3% of the variation in employee performance is explained by the two variables. It is concluded that work motivation is a key factor in improving employee performance at the Sawangan District Office. Keyword: physical work environment; work motivation; employee performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Sawangan Kota Depok, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan kuesioner berskala Likert lima poin. Sampel ditentukan dengan sampling jenuh, yaitu seluruh pegawai kantor sebanyak 35 orang. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana dan berganda, korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (t = 1,033; sig. = 0,305), sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (t = 4,717; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 166,555; sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi 0,843, artinya 84,3% variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Simpulan penelitian ini, motivasi kerja merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Sawangan. Kata kunci: lingkungan kerja fisik; motivasi kerja; kinerja pegawai.