Publishing Journal • Journal of Science and Social Research (JSSR)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BELANJA PADA INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN KARO PERIODE 2023–2025

DOI: 10.54314/jssr.v9i5.7225 Published: 01 October 2026 Pages: 1-15 (Vol. 9, No. 5) Views: 1
Authors & Researchers
E
Evanelly, Dhita Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma1
N
Nurhayati, Nurhayati Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma2

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the level of expenditure effectiveness and efficiency at the Regional Inspectorate of Karo Regency for the 2023–2025 period. The background of this study is based on the phenomenon of a continuously increasing budget absorption rate at the Inspectorate, accompanied by a shrinking budget surplus, raising the question of whether this condition reflects optimal financial management. This study also addresses a research gap, as limited studies have specifically examined the financial performance of government internal supervisory apparatus (APIP) as a non-revenue generating agency. A quantitative descriptive method was employed using secondary data from the Budget Realization Reports (LRA) of the Regional Inspectorate of Karo Regency for 2023, 2024, and 2025, collected through documentation and literature study techniques with a total sampling method. Data were analyzed by calculating the effectiveness ratio (expenditure realization to budgeted expenditure) and the efficiency ratio (budget surplus to budgeted expenditure), interpreted based on established assessment criteria. The results show that the expenditure effectiveness ratio was consistently categorized as Effective with an increasing trend: 95.64% (2023), 96.31% (2024), and 97.98% (2025). Conversely, the expenditure efficiency ratio was consistently categorized as Fairly Efficient but with a decreasing trend: 4.36% (2023), 3.69% (2024), and 2.02% (2025). These findings indicate that the increase in expenditure effectiveness coincided with a shrinking margin of budget efficiency, suggesting that financial performance assessments relying on a single criterion risk providing an incomplete picture. The Regional Inspectorate of Karo Regency is advised to reassess its budget estimation process to better reflect the actual needs of its supervisory programs. Keywords: financial performance, effectiveness ratio, efficiency ratio, regional expenditure, Regional Inspectorate   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi belanja pada Inspektorat Daerah Kabupaten Karo periode 2023–2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena tingkat penyerapan anggaran Inspektorat yang terus meningkat setiap tahun, namun diikuti oleh sisa anggaran belanja yang semakin mengecil, sehingga perlu dikaji lebih lanjut apakah kondisi tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan yang optimal. Penelitian ini juga mengisi celah penelitian (research gap) karena belum banyak kajian kinerja keuangan yang secara spesifik meneliti lembaga pengawasan intern pemerintah (APIP) sebagai non-revenue generating agency. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Inspektorat Daerah Kabupaten Karo tahun 2023, 2024, dan 2025, yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan studi pustaka dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas (perbandingan realisasi belanja terhadap anggaran belanja) dan rasio efisiensi (perbandingan sisa anggaran belanja terhadap anggaran belanja), yang selanjutnya diinterpretasikan berdasarkan kriteria penilaian yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efektivitas belanja secara konsisten berada dalam kategori Efektif dengan tren meningkat, yaitu 95,64% (2023), 96,31% (2024), dan 97,98% (2025). Sebaliknya, rasio efisiensi belanja secara konsisten berada dalam kategori Cukup Efisien namun dengan tren menurun, yaitu 4,36% (2023), 3,69% (2024), dan 2,02% (2025). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas belanja berjalan beriringan dengan penurunan ruang efisiensi anggaran, sehingga penilaian kinerja keuangan yang hanya bertumpu pada satu kriteria berisiko memberikan gambaran yang kurang lengkap. Inspektorat Daerah Kabupaten Karo disarankan meninjau kembali proses penyusunan estimasi anggaran belanja agar lebih berbasis kebutuhan riil program pengawasan. Kata Kunci: kinerja keuangan, rasio efektivitas, rasio efisiensi, belanja daerah, Inspektorat Daerah

Indexing Journal

Journal of Science and Social Research (JSSR) Cover

Journal of Science and Social Research (JSSR)

ISSN: 2615 –4307 Publisher: GORETAN PENA