Abstract
Abstract: This study aims to develop a maze board as teaching aid for addition and subtraction for second-grade students at MI An-Nidhom. The study was motivated by students' low understanding of addition and subtraction, as well as the limited use of concrete and interactive learning media. This Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects included content experts, media expert, and 20 second-grade students at MI An-Nidhom. The validation by content experts showed a feasibility percentage of 92.5% (categorized as "very feasible") whilw media expert validation resulted ini a percentage of 97.5% (also in the “very feasible” category). Trials with students showed a 90%, fpositif response rate, which falls under the “very good” category. An analysis of effectiveness using the N-Gain test showed a score of 0.6152 (moderate category) with a contribution to understanding improvement of 61.52%. In addition, the Wilcoxon Signed Rank Test results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest scores. Therefore, the maze board media is considered very feasible, received positive responses, and is effective in improving the understanding of second-grade students at MI An-Nidhom regarding addition and subtraction material. The development of this media also supports more active and enjoyable math learning, and is suitable for students at the concrete operational cognitive stage. Keywords: Maze Board Learning Aid; Addition and Subtraction; Students Mathematical Understanding; ADDIE Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media papan labirirn (maze board) sebagai alat peraga materi penjumlahan dan pengurangan bagi siswa kelas dua di MI An-Nidhom. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa mengenai penjumlahan dan pengurangan serta terbatasnya penggunaan mediapembelajaran yang konkret dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Research and development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahapan Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dan 20 siswa kelas dua MI An-Nidhom. Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 92,5% dengan (kategori ‘’sangat layak’’), sedangkan validasi ahli media menghasilkan persentase sebesar 97,5% (‘’juga kategori sangat layak’’). Uji coba kepada siswa menghasilkan tingkat respon positif sebesar 90% yang termasuk dalam kategori “sangat baik”. Analisis efektifitas menggunakan uji N-Gain menunjukan skor 0,615 (kategori sedang) dengan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman sebesar 61,52%. Selain itu, hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pretes dan posttest. Dengan demikian, media papan labirin dinilai sangat layak, mendapat respons positif, serta efektif dalam meningktkan pemahaman siswa kelas duan MI An-Nidhom terhadap materi penjumlahan dan Pengurangan. Pengembangan media ini juga mendukung pembelajaran matematika yang lebih aktif dan menyenangkan, serta sesuai bagi siswa yang berada pada perkembangan kognitif operasional konkret. Kata kunci: Media Papan Labirin; Penjumlahan dan Pengurangan; Pemahaman Matematika Siswa; ADDIE