Publishing Journal • Journal of Science and Social Research (JSSR)

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA AKTIVITAS LOADING OVERBURDEN MENGGUNAKAN METODE IBPR DI PIT E BANKO TENGAH PT SATRIA BAHANA SARANA TANJUNG ENIM

DOI: 10.54314/jssr.v9i5.7284 Published: 01 October 2026 Views: 7
Authors & Researchers
M
Muflih, Roihan Universitas Prabumulih1

Abstract

Abstract: Loading overburden activities at Front Selingsing Pit E Banko Tengah, PT Satria Bahana Sarana, involve heavy equipment, dynamic working conditions, and interactions between excavators and dump trucks that may create occupational hazards. This study aimed to identify hazards, assess risk levels, and determine risk controls using Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA/IBPR). Data were collected through field observation, interviews, documentation, and questionnaires involving 25 respondents. Risk was assessed by multiplying probability and severity based on the company's risk matrix. The findings showed hazards related to working conditions, heavy-equipment movement, and human factors. High-risk conditions included non-standard excavator bench geometry, high-intensity dust exposure, blind spots, and unstable working floors. Risk controls included bench geometry improvement, work-area arrangement, safety signs, equipment-route management, supervision, safety talks, and personal protective equipment. Additional controls reduced residual risk and improved the overall control of loading overburden hazards. Keyword: loading overburden, IBPR, hazard identification, risk assessment, occupational safety   Abstrak: Kegiatan loading overburden di Front Selingsing Pit E Banko Tengah PT Satria Bahana Sarana memiliki potensi bahaya karena melibatkan alat berat, kondisi area kerja yang dinamis, serta interaksi antara excavator dan dump truck. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan upaya pengendalian pada aktivitas loading overburden menggunakan metode Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR). Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 25 responden. Penilaian risiko menggunakan perkalian probability dan severity berdasarkan matriks risiko perusahaan. Hasil penelitian mengidentifikasi potensi bahaya yang berasal dari kondisi lingkungan kerja, pergerakan alat berat, dan faktor manusia. Berdasarkan hasil IBPR, risiko tertinggi ditemukan pada kondisi jenjang excavator yang tidak sesuai standar, paparan debu intensitas tinggi, dan titik buta alat berat, sedangkan kondisi lantai kerja tidak stabil juga termasuk risiko tinggi. Pengendalian dilakukan melalui perbaikan geometri jenjang, penataan area kerja, pemasangan rambu keselamatan, pengaturan jalur alat berat, pengawasan, safety talk, dan penggunaan alat pelindung diri. Pengendalian tambahan menunjukkan penurunan nilai risiko sisa sehingga risiko dapat dikendalikan lebih baik. Kata Kunci : loading overburden, IBPR, potensi bahaya, risiko kerja, keselamatan kerja

Indexing Journal

Journal of Science and Social Research (JSSR) Cover

Journal of Science and Social Research (JSSR)

ISSN: 2615 –4307 Publisher: GORETAN PENA