Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Faktor Pendukung Dan Penghambat Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Di Kabupaten Konawe

DOI: 10.59435/gjmi.v4i8.2277 Published: 09 August 2026 Views: 1
Authors & Researchers
K
K. Made Suarma Universitas Lakidende Unaaha1
A
Amarudin Universitas Lakidende Unaaha2
F
Fahruddin Universitas Lakidende Unaaha3
E
Eki Aprianto Maranai Universitas Lakidende Unaaha4
M
Muhamad Abil Hasbul Universitas Lakidende Unaaha5
M
Marthen Duma Universitas Lakidende Unaaha6
F
Fitriah Sunggu Universitas Lakidende Unaaha7
R
Rola Pola Anto Universitas Lakidende Unaaha8

Abstract

Implementasi kebijakan pencegahan stunting masih menghadapi kendala atau masalah sehingga belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kabupaten Konawe.   Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian ini adalah unsur pimpinan, kepala bidang, staf pegawai serta unsur posyandu. Teknik penentuan informan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kabupaten Konawe yakni adanya landasan kebijakan yang jelas, dukungan dan komitmen pemerintah daerah, terbentuknya Tim Percepatan Penurunan Stunting, keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah dan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga, serta tersedianya sumber pembiayaan program, dukungan politik dari pimpinan daerah juga ditemukan sudah relatif baik. Faktor penghambat implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kabupaten Konawe yakni belum merata pemahaman pelaksana terhadap standar dan sasaran kebijakan, komunikasi dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal, keterbatasan dan ketidakmerataan kapasitas sumber daya manusia, anggaran operasional serta sarana prasarana, belum optimalnya integrasi data, pembagian peran antarorganisasi yang belum sepenuhnya rinci, perbedaan komitmen pelaksana, keterbatasan ekonomi keluarga, serta pengetahuan dan partisipasi masyarakat yang belum merata, keterbatasan dana operasional untuk kegiatan pendampingan, kunjungan lapangan, dan penyuluhan. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dan praktis dalam mendorong efektivitas implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kabupaten Konawe.

Indexing Journal

Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Cover

Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

ISSN: 2988-5760 Publisher: PT. Gudang Pustaka Cendekia