Abstract
Pendahuluan: Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri, faktor yang berperan terhadap terjadinya ISK adalah personal hygiene yang kurang baik, khususnya dalam menjaga kebersihan area genital, yang dapat meningkatkan risiko masuknya mikroorganisme ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian infeksi saluran kemih pada santriwati di Pondok Pesantren RJ. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik Sample: Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling, dengan jumlah responden 156 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner personal hygiene dan gejala ISK. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa 82 responden (52,6%) memiliki personal hygiene buruk dan 120 responden (76,9%) mengalami gejala ISK. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p = 0,001 dan OR = 3,900, yang menandakan adanya hubungan signifikan antara personal hygiene dengan kejadian ISK. Kesimpulan: Personal hygiene yang buruk meningkatkan risiko terjadinya ISK pada santriwati sehingga diperlukan edukasi dan penerapan personal hygiene yang baik sebagai upaya pencegahan ISK, terutama melalui peningkatan pengetahuan, kebiasaan hidup bersih, dan pemeliharaan kebersihan organ reproduksi secara rutin dan benar.