Abstract
Latar belakang : Kesehatan mental merupakan bagian penting dari Kesehatan remaja yang dapat memengaruhi cara berfikir, merasakan dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Depresi menjadi salah satu masalah Kesehatan mental yang banyak dialami remaja dan dapat berdampak pada penurunan prestasi akademik hingga risiko menyakiti diri sendiri. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan status Kesehatan mental terhadap Tingkat depresi pada siswa di SMA Negeri 18 Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional populasi penelitian berjumlah 500 siswa kelas X dan Xl, sedangkan sampel sebanyak 222 responden diambil dengan Teknik random sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner dan diuji menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan Tingkat signifikat 0,05. Hasil : menujukan bahwa dari 222 responden, Sebagian besar berjenis kelamin Perempuan (61,3%) dan berusia 15-16 tahun (51,8%), Tingkat pengetahuan Kesehatan mental kategori baik (51,8%) dan kategori buruk (48,2%), status Kesehatan mental kategori cukup sebanyak (56,3%), kategori baik (25,7%) dan kategori kurang (18,0%), Tingkat depresi kategori ringan (65,7%), kategori sedang (32,9%) dan kategori berat (1,4%). Kesimpulan : hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah untuk mengoptimalkan peran guru bimbingan konseling dalam memberikan edukasi Kesehatan mental serta melaksanankan deteksi dini gejala depresi pada siswa, sebagai Upaya pencegahan dan penurunan angka kejadian depresi pada remaja.