Publishing Journal • Journal of Social and Community Technology Empowerment Service (JPSTM)

PELATIHAN  PEMASARAN DIGITAL  DAN BRANDING UNTUK PENGRAJIN ANYAMAN BAIONDI DESA MATITI 2 KECAMATAN DOLOK SANGGUL, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5220 Published: 04 December 2025 Views: 1
Authors & Researchers
S
Sihaloho, Ronal Donra Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli1
S
Siagian, Ester Mawar Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli2
R
Renata Marbun, Talenta Emma Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli3
D
Daniel Mahulae, David Yanto Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli4
N
Nababan, Benyamin Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli5
T
Tambunan, Samuel Parningotan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli6
S
Simamora, Dinaria Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli7

Abstract

Abstract: This Community Service activity focuses on developing online marketing strategies using social media. Online marketing in the current era, known as the 4.0 era, is rapidly evolving through the use of information technology. The training, held in Matiti II Village, Dolok Sanggul District, Humbang Hasundutan Regency, aimed to empower local Baion weavers to optimize sales of their products and expand product distribution through online marketing. The methods used included a preparatory phase, which involved outreach to the local government, program implementation, and evaluation. Ten Baion weavers participated in the training. The training focused on optimizing the potential of the Baion weavers and motivating the Matiti II Village community to launch businesses through online marketing of their superior products. This initiative could then be followed up by establishing a joint business group. Keywords: digital marketing, branding, and baion craftsmen   Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu pengembangan tentang pemasaran yang dilakukan secara online yang memanfaatkan salah satu media sosial. Pemasaran online pada era sekarang ini yaitu era 4.0 dimana berkembang secara cepat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kegiatan pelatihan berlokasi di Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, dimana memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat pengrajin anyaman baion dalam mengoptimalkan penjualan produk anyaman baion, memperluas distribusi produk dengan memasarkan secara online. Metode yang digunakan yaitu Tahap persiapan dengan melakukan sosialisasi kepada pemerintah setempat, Pelaksanaan Program dan Evaluasi. Pelatihan ini diikuti sebanyak 10 pengrajin anyaman baion. Hasil dari pelatihan ini dapat mengoptimalkan potensi para pengrajin anyaman baion, juga dapat memotivasi masyarakat Desa Matiti II dalam membuka usaha melalui pemasaran online dengan produk unggulan yang dihasilkan pengrajin anyaman baion, sehingga kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan menginisiasi kelompok usaha bersama.   Kata kunci: pemasaran digital, branding, pengrajin baion