Publishing Journal • Journal of Social and Community Technology Empowerment Service (JPSTM)

PENDAMPINGAN HUKUM DAN PEMULIHAN PENGUATAN ADMINISTRASI PUBLIK PASCA BENCANA BANJIR DI DESA TUALANG BARO: MODEL TRANSFORMASI KETAHANAN YURIDIS BERBASIS AKADEMIK

DOI: 10.54314/jpstm.v6i1.6400 Published: 27 April 2026 Views: 2
Authors & Researchers
M
M. Irfan Islami Rambe Universitas Samudra1
D
Dhea Putri Ramadhani Universitas Samudra2
R
Raya Universitas Samudra3
H
Hendra Ramadhan Universitas Samudra4

Abstract

Abstract: The flood disaster that hit Tualang Baro Village caused massive damage to public administration infrastructure, including loss of vital documents, disruption of population administration services, and legal uncertainty in land tenure. This community service activity aims to provide legal assistance and strengthening of public administration recovery for flood-affected communities through an academic-based legal resilience transformation model. Activities included legal counseling sessions, direct document recovery assistance at the village office, and capacity building training for village officials. The program successfully facilitated the recovery of civil registration documents, strengthened community legal awareness, and produced a replicable Academic-Based Juridical Resilience Transformation Model (MTKYA). This activity simultaneously supported the achievement of Higher Education Key Performance Indicators (IKU) and demonstrated the concrete role of universities in post-disaster legal recovery and community empowerment. Keywords: Legal Assistance; Public Administration; Post-Flood Disaster; Tualang Baro; MBKM.     Abstrak: Bencana banjir yang melanda Desa Tualang Baro menyebabkan kerusakan masif pada infrastruktur administrasi publik, termasuk kehilangan dokumen vital, gangguan layanan administrasi kependudukan, dan ketidakpastian hukum dalam penguasaan tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan hukum dan penguatan pemulihan administrasi publik bagi masyarakat terdampak banjir melalui model transformasi ketahanan yuridis berbasis akademik. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi penyuluhan hukum interaktif, pendampingan pemulihan dokumen kependudukan secara langsung di kantor desa, serta pelatihan penguatan kapasitas aparatur desa. Program ini berhasil memfasilitasi pemulihan dokumen kependudukan warga, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, dan menghasilkan Model Transformasi Ketahanan Yuridis Berbasis Akademik (MTKYA) yang dapat direplikasi. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan membuktikan peran nyata kampus dalam pemulihan hukum dan pemberdayaan masyarakat pascabencana. Kata kunci: Pendampingan Hukum; Administrasi Publik; Pascabencana Banjir; Tualang Baro; MBKM.