Abstract
Kemajuan teknologi, arus globalisasi, dan perubahan pola kehidupan masyarakat telah membawa berbagai tantangan terhadap pembentukan karakter generasi muda. Fenomena menurunnya kejujuran, rendahnya ketahanan diri dalam menghadapi masalah, serta melemahnya kepedulian sosial menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual. Al-Qur'an sebagai sumber ajaran Islam mengandung berbagai kisah para nabi yang sarat dengan nilai pendidikan karakter, salah satunya melalui kisah Nabi Yusuf a.s., Nabi Ibrahim a.s., dan Nabi Ismail a.s. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakter kesabaran, integritas, dan pengorbanan yang terkandung dalam kisah ketiga nabi tersebut serta mengkaji relevansinya terhadap pendidikan karakter pada masa kini. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengkajian ayat-ayat Al-Qur'an, kitab tafsir, buku, dan berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesabaran dalam kisah Nabi Yusuf a.s. tercermin melalui kemampuannya menghadapi berbagai ujian kehidupan tanpa kehilangan keimanan dan kemuliaan akhlak. Nilai integritas dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. tampak pada keteguhannya mempertahankan keyakinan tauhid serta konsistensinya dalam menjalankan prinsip kebenaran meskipun menghadapi tekanan dari lingkungan sekitarnya. Adapun nilai pengorbanan dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. terlihat melalui kesediaan keduanya menempatkan perintah Allah Swt. di atas kepentingan pribadi. Ketiga nilai tersebut memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan pendidikan karakter saat ini karena mampu membentuk ketahanan mental, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Kisah para nabi dalam Al-Qur'an dapat dijadikan sumber pembelajaran yang efektif dalam penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.