Abstract
Persaingan bisnis kedai kopi berbasis digital yang semakin ketat, termasuk indikasi belum optimalnya inovasi digital dan responsivitas media sosial Kopi Kenangan di Kabupaten Bandung berdasarkan hasil pra survei, melatarbelakangi perlunya kajian mengenai peran digital entrepreneurship dan social media marketing berbasis kesetaraan gender terhadap kepuasan pelanggan. Kajian ini dilandasi teori digital entrepreneurship, dimensi social media marketing menurut Cheung et al. (2021), serta teori kepuasan pelanggan menurut Kotler dan Keller (2022) yang menekankan kesesuaian antara kinerja produk atau layanan dengan harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengaruh digital entrepreneurship dan social media marketing berbasis kesetaraan gender, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kepuasan pelanggan Kopi Kenangan di Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif verifikatif mengacu pada Sugiyono (2022). Sampel berjumlah 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan digital entrepreneurship berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan social media marketing berbasis kesetaraan gender berpengaruh lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi 57,1 persen. Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara kewirausahaan digital dan strategi pemasaran media sosial yang inklusif merupakan kunci optimalisasi kepuasan pelanggan Kopi Kenangan di Kabupaten Bandung.