Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal guru produktif dalam pembelajaran produktif serta maknanya bagi pembentukan karakter siswa kelas XI di SMK Ika Kartika. Fokus penelitian meliputi dua aspek utama, yaitu pola komunikasi interpersonal guru produktif dalam proses pembelajaran dan makna pola komunikasi tersebut bagi pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru produktif, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas, serta siswa kelas XI sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan dengan menginterpretasikan pengalaman, pemaknaan, serta interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal guru produktif di SMK Ika Kartika berlangsung secara dua arah dan tercermin melalui lima indikator komunikasi interpersonal menurut Joseph A. DeVito, yaitu keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality). Pola komunikasi tersebut diterapkan melalui dialog, pemberian instruksi, umpan balik, motivasi, pendekatan personal, bimbingan, serta keteladanan selama pembelajaran dan kegiatan praktik. Komunikasi interpersonal yang terbuka, empatik, suportif, positif, dan setara mendorong terbentuknya karakter siswa berupa disiplin, tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, serta etos kerja. Meskipun demikian, pelaksanaan komunikasi interpersonal masih menghadapi hambatan berupa perbedaan karakter siswa, motivasi belajar yang beragam, serta pengaruh penggunaan media digital. Guru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui pendekatan komunikasi yang persuasif, personal, dan humanis. Secara keseluruhan, pola komunikasi interpersonal guru produktif tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter yang menciptakan proses pembelajaran lebih aktif, kondusif, dan bermakna bagi siswa kelas XI SMK Ika Kartika.