Publishing Journal • Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ANALISIS MAKNA MOTIF FUTUS MANE MASYARAKAT LARAN DESA WEHALI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.3415 Published: 12 July 2026 Views: 4
Authors & Researchers
M
Maria, Maria Elisabeth Bria STKIP Sinar Pancasila1
B
Berek, Adrianus STKIP Sinar Pancasila2
C
Costa, Rozario Mendonca Da STKIP Sinar Pancasila3
S
Sako, Yustina STKIP Sinar Pancasila4

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam motif Futus Mane Masyarakat Laran, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari masyarakat Laran yang memahami tradisi tenun dan makna motif kain tenun adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua motif utama pada Futus Mane, yaitu Motif Samea Kulit dan Motif Lafaek. Motif Samea Kulit bermakna identitas pemimpin atau adat dan simbol kehidupan. Sementara itu Motif Lafaek bermakna kekuatan, kekuasaan, dan perlindungan leluhur. Makna-makna tersebut mencerminkan nilai budaya, sosial, dan kepercayaan masyarakat Laran yang diwariskan secara turun-temurun. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa motif Futus Mane tidak hanya berfungsi sebagai hiasan tetapi memiliki simbol identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Laran perlu dilestarikan.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Cover

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ISSN: 3109-855X Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher