Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk simbol sirih pinang serta serta mengungkap makna yang terkandung dalam tradisi sirih pinang pada masyarakat Suku Eto Naek di Desa Kufeu Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian Linguistik Kebudayaan, teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori linguistik kebudayaan, teori ini menjelaskan bahwa bahasa, simbol dan budaya memiliki hubungan yang erat dalam membentuk serta menyampaikan makna kehidupan masyarakat. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirih pinang dalam kehidupan masyarakat Suku Eto Naek bukan hanya sebagai benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi memiliki nilai simbolik yang mendalam. Simbol Sirih Pinang terdiri atas unsur daun, pinang, kapur, tembakau, tempat sirih laki-laki dan Perempuan, serta jumlah tujuh buah pinang, dan tujuh lembar sirih daun yang melambangkan kelengkapan, keseimbangan, keharmonisan dan persatuan dalam kehidupan masyarakat, tradisi sirih pinang memiliki kedudukan yang penting dalam kehidupan masyarakat Desa Kufeu. Sirih pinang sebagai pelengkap adat, tetapi juga menjadi simbol budaya yang menyimpan nilai-nilai kehidupan.