Abstract
Budaya sekolah merupakan bagian penting dalam membentuk lingkungan belajar yang positif bagi peserta didik. Penerapan budaya sekolah melalui nilai, norma, dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu membentuk perilaku peserta didik serta menciptakan suasana belajar yang tertib dan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran budaya sekolah dalam membentuk lingkungan belajar yang positif di SDN 215 Poreang Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berperan dalam membentuk lingkungan belajar yang positif melalui pembiasaan membaca doa sebelum pembelajaran, mengucapkan salam, menghormati dan bersikap sopan terhadap seluruh warga sekolah, permisi kepada guru, serta datang ke sekolah tepat waktu. Penerapan budaya-budaya tersebut membantu membentuk karakter peserta didik, meningkatkan kedisiplinan, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Namun, masih terdapat beberapa faktor penghambat yang berasal dari internal peserta didik yaitu masih kurangnya pemahaman terhadap makna dan tujuan budaya sekolah serta adanya perbedaan karakter antar siswa.