Abstract
Pendahuluan: Pesatnya arus digitalisasi menjadikan media sosial sebagai distraksi eksternal yang terus mengalihkan fokus mahasiswa tingkat akhir dari penulisan skripsi, sementara self-awareness dibutuhkan sebagai faktor internal untuk mengenali kondisi diri dan mengontrol distraksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi media sosial dan self-awareness terhadap prokrastinasi penulisan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif. Sampel berjumlah 415 mahasiswa tingkat akhir (semester 7-14) yang sedang menyusun skripsi, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan uji t dan uji F melalui Jamovi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan distraksi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi (t = 12,55; p < 0,001), self-awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi (t = 19,26; p < 0,001), serta keduanya secara simultan berpengaruh signifikan (F = 297; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 59,1%. Kombinasi distraksi media sosial dan self-awareness terbukti memengaruhi prokrastinasi penulisan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir.