Abstract
Transformasi digital dalam perdagangan memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. Namun, pedagang pasar tradisional masih menghadapi keterbatasan dalam literasi dan keterampilan digital, pengelolaan usaha, serta diversifikasi saluran pemasaran. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini merupakan pedagang Pasar Rawa Indah yang sebagian besar masih mengandalkan penjualan secara offline, sementara perubahan perilaku konsumen menyebabkan penurunan jumlah pengunjung pasar. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pedagang dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya platform e-commerce Shopee, sebagai sarana pemasaran dan penjualan produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan intensif, evaluasi, dan keberlanjutan program. Pelatihan menggunakan pendekatan learning by doing yang mencakup pembuatan dan pengelolaan toko Shopee, pengunggahan produk, fotografi dan deskripsi produk, pengelolaan pesanan, strategi promosi, pencatatan keuangan sederhana, perhitungan harga pokok penjualan, penentuan harga jual, serta manajemen stok. Selanjutnya, mitra didampingi dalam mengoptimalkan toko digital dan memanfaatkan media sosial sebagai saluran pemasaran pendukung. Program diharapkan menghasilkan pedagang yang mampu mengelola toko online secara mandiri, memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan interaksi dengan konsumen digital, serta meningkatkan peluang peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha. Keberlanjutan program didukung melalui penyediaan modul digital, grup komunikasi, berbagi praktik baik, dan monitoring pascaprogram.