Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas saluran drainase hilir di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, serta mengidentifikasi sebaran genangan menggunakan pemodelan HEC-RAS 2D. Permasalahan di lokasi penelitian berkaitan dengan kondisi saluran tanah tanpa pelapis, geometri yang tidak seragam, sedimentasi, vegetasi, serta pengaruh pasang surut pada bagian hilir. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan distribusi Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson Type III yang kemudian diuji dengan Chi-Kuadrat dan Smirnov–Kolmogorov. Distribusi Log Normal dipilih karena memenuhi kedua uji kesesuaian. Curah hujan rencana yang diperoleh sebesar 121,943 mm, 143,296 mm, dan 167,771 mm untuk kala ulang 5, 10, dan 25 tahun. Debit rencana yang digunakan pada analisis adalah 84,70 m³/detik, 99,53 m³/detik, dan 116,53 m³/detik. Evaluasi hidraulika dilakukan dengan persamaan Manning, sedangkan simulasi 2D menggunakan kondisi aliran tidak tunak dengan masukan hidrograf dan kondisi batas pasang surut. Hasil simulasi menunjukkan adanya genangan di sekitar jaringan saluran dan daerah berelevasi relatif rendah. Pada Q5, kedalaman genangan maksimum 1,945 m, rata-rata 0,734 m, dan luas genangan 1,021 km². Pada Q10, kedalaman maksimum 1,789 m dan rata-rata 0,696 m, sedangkan pada Q25 kedalaman maksimum 4,005 m dan rata-rata 0,754 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran eksisting tidak mencukupi untuk menampung debit banjir rencana dan dipengaruhi oleh efek backwater saat muka air hilir meningkat.