Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Berdasarkan Sebaran Hotspot Di Kabupaten Banjar

DOI: 10.59435/gjmi.v2i5.443 Year: 2024 Pages: 21-35 (Vol. 2, No. 5) Views: 1
Authors & Researchers
B
Bahrul Ilmi Universitas Lambunng Mangkurat1
R
Rosalina Kumalawati Universitas Lambunng Mangkurat2
N
Nurlina Universitas Lambunng Mangkurat3
I
Inu Kencana Hadi Universitas Lambunng Mangkurat4

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan masalah yang sering terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Deteksi dini menggunakan teknologi penginderaan jauh dari citra satelit MODIS menjadi kunci dalam mitigasi kebakaran. Penelitian ini mengkaji distribusi Hotspot dari tahun 2013 hingga 2023 di Kabupaten Banjar menggunakan metode Gridding . Data Hotspot dan peta tutupan lahan dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan faktor risiko kebakaran. Hasilnya menunjukkan jumlah kebakaran dari tahun ke tahun, dengan kecenderungan meningkat selama musim kemarau. Kawasan dengan jumlah Hotspot tinggi, khususnya di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Astambul, Mataraman, dan Sungai Tabuk, memerlukan mitigasi yang tepat. Edukasi, praktik pertanian berkelanjutan, dan penegakan hukum yang ketat diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran di Kabupaten Banjar.