Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Peran Fasisme Di Jerman Serta Pengaruhnya Terhadap Kemerdekaan Indonesia Pada Tahun 1933-1945

DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.494 Year: 2024 Pages: 21-35 (Vol. 2, No. 6) Views: 1
Authors & Researchers
A
Achmada Kevin Ibrahim Daben Universitas Pendidikan Indonesia1
M
Muhamad Daffa Fadilah Universitas Pendidikan Indonesia2
M
Muhamad Fathan Mubina Universitas Pendidikan Indonesia3
M
Muhamad Rayi Septiady Universitas Pendidikan Indonesia4

Abstract

Benih penyebab Perang Dunia II dapat ditelusuri ke munculnya ideologi fasisme yang dipimpin oleh Adolf Hitler di Jerman. Hitler mengambil kendali Jerman dengan visi untuk membebaskan negaranya dari penindasan yang dirasakan oleh komunitas Yahudi dan untuk mengejar supremasi Arian. Situasi krisis multidimensi di Jerman, termasuk pengaruh Yahudi yang signifikan di daerah-daerah seperti Wina, berfungsi sebagai latar belakang untuk munculnya ideologi ini. Dalam mempertahankan ideologi fasisme, Hitler memanfaatkan nasionalisme yang muncul dalam populasi Jerman. Partai Nazi di bawah kepemimpinannya dan masa depan Jerman yang diramalkan menjadi fenomena yang luar biasa. Pemikiran politik Hitler yang diimplementasikan melalui fasisme berfungsi sebagai kerangka kerja untuk memerintah Jerman menuju urutan politik yang diinginkannya.