Abstract
Pesatnya perkembangan pembangunan industri telah menimbulkan permasalahan dalam dunia kerja yaitu kecelakaan industri. Pekerja dihadapkan pada pekerjaan fisik yang menimbulkan rasa lelah yang menimbulkan rasa lelah dan menurunnya konsentrasi yang berujung pada kurangnya perhatian dan perilaku kerja yang buruk. Kelelahan merupakan penurunan kinerja seseorang. Pekerjaan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kelelahan kerja, sehingga beban kerja baik fisik maupun mental harus sesuai dengan kapasitas fisik dan mental. Kelelahan kerja tergantung pada banyak faktor seperti usia, jenis kelamin, penyakit dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan burnout pada karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik.