Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kegagalan kredit UMKM di Indonesia. UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, namun mereka menghadapi tantangan utama terkait permodalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur untuk menggali penyebab kegagalan kredit, baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktor internal mencakup manajemen keuangan yang lemah, kurangnya keahlian manajerial, dan struktur modal yang tidak seimbang. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kondisi ekonomi, akses terbatas pada pembiayaan, dan ketergantungan pada sumber pendapatan tunggal. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah, pelaku UMKM, dan lembaga perbankan untuk meningkatkan akses kredit yang berkelanjutan serta meminimalkan risiko kegagalan kredit