Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Pemanfaatan Atap Bangunan Untuk Budidaya Kangkung Hidroponik Sebagai Solusi Keterbatasan Lahan Pertanian Di Perkotaan

DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1117 Year: 2024 Pages: 21-35 (Vol. 2, No. 12) Views: 1
Authors & Researchers
S
Sarah kumala Dewi Politeknik Negeri Banyuwangi1
B
Bagus Eka Mahendra Politeknik Negeri Banyuwangi2
E
Elsya Angelia Rohmansyah Politeknik Negeri Banyuwangi3
R
Rabni Jasmin Politeknik Negeri Banyuwangi4
A
As'ad Surya Akbar Politeknik Negeri Banyuwangi5
Z
Zuyinatul Magfiroh Politeknik Negeri Banyuwangi6

Abstract

Budidaya hidroponik dengan metode Deep Flow Technique (DFT) merupakan salah satu pendekatan inovatif untuk mengatasi keterbatasan lahan pertanian di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan atap bangunan sebagai lokasi budidaya kangkung (Ipomoea aquatica) menggunakan sistem hidroponik DFT. Metode ini melibatkan penggunaan aliran nutrisi dalam lapisan air dangkal yang mendukung pertumbuhan akar tanaman secara optimal. Penelitian mencakup desain sistem DFT, pengukuran parameter pertumbuhan tanaman serta efisiensi penggunaan air. Hasil menunjukkan bahwa sistem DFT pada atap bangunan mampu menghasilkan pertumbuhan kangkung  yang optimal dengan hasil panen yang memadai. Selain itu, teknik ini lebih hemat air dibandingkan metode konvensional, sehingga mendukung prinsip pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan atap bangunan dengan sistem hidroponik DFT dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan di kawasan perkotaan.