Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Pengaruh Nilai Wahdatul Ulum Dalam Membangun Etika Kesehatan Berbasis Tauhid

DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1402 Year: 2025 Pages: 21-35 (Vol. 3, No. 1) Views: 1
Authors & Researchers
A
Ade Febriyanti Tambunan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara1
A
Adilla fathimah azzahra Universitas Islam Negeri Sumatera Utara2
F
Fatimah Zahro Universitas Islam Negeri Sumatera Utara3
K
Kiki Anugrah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara4
L
Lola Claudia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara5
M
Meikesya Munthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara6
N
Nafisa Balqis Hrp Universitas Islam Negeri Sumatera Utara7
N
Noor Asninaeka Azzahra S Meliala Universitas Islam Negeri Sumatera Utara8
R
Rahma Yanti Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara9
S
Sartika Ramadani Srg Universitas Islam Negeri Sumatera Utara10
S
Syalwa Madani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara11
Z
Zahwa Aqila Maulida Universitas Islam Negeri Sumatera Utara12

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis,  di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.