Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Penerapan Rekayasa Nilai pada UMKM Meubel Pak Budiono untuk Peningkatan Efisiensi dan Daya Saing

DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1862 Year: 2025 Pages: 21-35 (Vol. 3, No. 11) Views: 1
Authors & Researchers
R
Rizqi, Asyrafi Muyassari Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera1
A
Amanda, Zahra Nurul Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera2
S
Solihin, Shesa Fadhila Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera3
W
Wijayanti, Nyoman Okta Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera4
P
Pardede, Yolanda Laurenzia Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera5
S
Simanjuntak, Mikhael Fernando Halomoan Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera6
G
Ginting, Ferdinan Juarta Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera7
W
Wahyudi, Rizqi Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Sumatera8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Value Engineering sebagai upaya optimalisasi biaya produksi dan peningkatan nilai produk pada UMKM meubel milik Pak Budiono di Bandar Lampung. Persaingan industri meubel yang semakin ketat serta keterbatasan sumber daya pada usaha kecil menimbulkan permasalahan efisiensi dalam penggunaan material, proses produksi, dan strategi pemasaran. Melalui penerapan tahapan rekayasa nilai, penelitian ini meninjau aspek fungsi, biaya, serta alternatif material dan proses yang dapat meningkatkan nilai produk tanpa mengurangi kualitas. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Value Engineering pada UMKM Meubel Pak Budiono mampu meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas. Berdasarkan data keuangan, omzet mingguan mencapai Rp10.000.000 dengan laba bersih sekitar Rp2.000.000 dan biaya tenaga kerja antara Rp800.000–Rp1.500.000 per orang. Melalui alternatif terbaik berupa pemasaran digital, simplifikasi desain, dan investasi mesin, diperoleh potensi peningkatan penjualan hingga 40%, efisiensi biaya tenaga kerja sebesar 20%, serta peningkatan kapasitas produksi hingga 50%. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar UMKM meubel menerapkan evaluasi berkala terhadap komponen biaya dan fungsi produk untuk memastikan keberlanjutan efisiensi serta peningkatan daya saing di pasar lokal maupun regional.