Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Resiliensi UMKM Halal Dalam Liberalisasi Ekonomi

DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1884 Year: 2025 Pages: 1-15 (Vol. 3, No. 11) Views: 1
Authors & Researchers
M
M. Zarkasi Rohim Universitas Islam Negri Kiai Haji Ahmad Siddiq1
R
Rodiatul Mafila Universitas Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember2
M
Muhammad Fakih Jazilar Rohman Universitas Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember3
D
Dewi Faikhotul Tohiro Universitas Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember4
D
Dicky Aryansyah Universitas Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember5

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) halal dapat bertahan di tengah arus liberalisasi ekonomi global yang semakin terbuka. Di satu sisi, liberalisasi memberikan peluang besar bagi UMKM halal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti mahalnya biaya sertifikasi halal, rendahnya literasi halal, lemahnya rantai pasok, keterbatasan akses pembiayaan syariah, serta belum solidnya koordinasi antar lembaga pemerintah. Dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini menelaah faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan UMKM halal sekaligus strategi adaptasi yang dilakukan untuk menghadapi tekanan pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan UMKM halal dipengaruhi oleh faktor ekonomi, manajerial, sosial, spiritual, dan dukungan kebijakan publik. Strategi adaptasi yang paling efektif meliputi digitalisasi usaha, inovasi produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi bisnis, serta optimalisasi sertifikasi halal. Sertifikasi halal sendiri terbukti tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperluas akses pasar global dan memperkuat daya saing. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas bisnis dalam membangun ekosistem UMKM halal yang tangguh, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam di era liberalisasi ekonomi.