Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Keanekaragaman Ikan Air Tawar Kalimantan dalam Perspektif Teknologi Akustik dan Konservasi

DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1969 Year: 2026 Pages: 1-15 (Vol. 4, No. 1) Views: 1
Authors & Researchers
C
Chotimah, Husnul Universitas Antakusuma1
S
Suhartini Universitas Antakusuma2
M
Manis Suharjo Universitas Antakusuma3
Y
Yuli Pitriah Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Habaring Hurung4
N
Nur Zulma Komala Sari Universitas Antakusuma5
N
Nur Azizah Sapta Gunarti Universitas Antakusuma6
S
Siti Delima Auliya Darismah Universitas Antakusuma7
Z
Zesika Ananta Universitas Antakusuma8
M
Melinda Handayani Universitas Antakusuma9
A
Adinda Dwi Nurvani Universitas Antakusuma10
R
Ririn Dwi Ariyanti Universitas Antakusuma11
I
Ika Kartika Tambun Universitas Antakusuma12
U
Utin Aulyatun Nisya Universitas Antakusuma13

Abstract

Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman ikan air tawar yang tinggi, termasuk banyak spesies endemik yang memiliki peran ekologis dan nilai konservasi penting. Namun, tekanan antropogenik seperti degradasi habitat, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan terus mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman ikan air tawar Kalimantan serta implikasi konservasinya dalam perspektif teknologi akustik sebagai pendekatan pemantauan sumber daya ikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang membahas keanekaragaman, distribusi, status konservasi ikan air tawar Kalimantan, serta penerapan teknologi akustik dalam survei perikanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perairan tawar Kalimantan memiliki keragaman spesies ikan yang tinggi dengan keberadaan sejumlah spesies endemik yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Teknologi akustik dipandang memiliki potensi besar sebagai metode non-destruktif dan efisien untuk mendukung pemetaan distribusi dan kelimpahan ikan, terutama pada perairan yang luas dan kompleks. Integrasi informasi keanekaragaman ikan dengan pendekatan akustik dapat memperkuat dasar ilmiah dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Kalimantan. Kajian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi penelitian lapangan dan pengembangan strategi konservasi ikan air tawar di masa mendatang.