Publishing Journal • Journal of Golden Generation Abdimas

Aplikasi Nilai Tafakkur Tasawuf dalam Program Deradikalisasi Pemuda Pedesaan Jawa Timur

DOI: 10.65244/jgga.v1i3.432 Year: 2023 Pages: 31-45 (Vol. 1, No. 3) Views: 1
Authors & Researchers
A
Akhmad Ali Said IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk1
B
Bayu Fermadi IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk2
M
Moch. Bashori Alwi IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk3
M
Misbachul Munir IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk4
M
Moh. Hasan Fauzi IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk5
Y
Yuni Pangestutiani IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk6
Y
Yuni Pangestutiani IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk7
A
Aina Noor Habibah IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk8
S
Siti Isti'anah IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk9

Abstract

Gerakan radikalisme yang menyasar generasi muda, termasuk di pedesaan Jawa Timur, membutuhkan pendekatan alternatif yang efektif dan sesuai dengan konteks sosio-kultural masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan nilai-nilai tafakkur (kontemplasi mendalam) dalam tasawuf sebagai metode preventif dan kuratif dalam program deradikalisasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, pendampingan kelompok, dan pendirian komunitas “Remaja Tafakkur”. Lokasi kegiatan di Desa X, Kabupaten Y, Jawa Timur, dengan melibatkan 30 pemuda. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang moderasi beragama, kemampuan introspeksi diri (muhasabah), serta penurunan ketertarikan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan konfrontatif. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan spiritual-psikologis berbasis kearifan lokal (local wisdom) Islam Nusantara, seperti tasawuf, terbukti efektif membangun ketahanan mental dan spiritual pemuda terhadap paham radikal. Disimpulkan bahwa internalisasi nilai tafakkur tasawuf dapat menjadi model soft approach dalam deradikalisasi yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.