Publishing Journal • Journal of Golden Generation Religious

LAHJAT DAN QIRA’AT DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS HISTORIS, LINGUISTIK, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TAJWID DAN TAFSIR

DOI: 10.65244/jggr.v2i2.711 Year: 2026 Pages: 1-15 (Vol. 2, No. 2) Views: 1
Authors & Researchers
M
Muhammad Farhan Universitas Islam Negeri Palangka Raya1
T
Taufik Kurrahman Universitas Islam Negeri Palangka Raya2
M
Musyaari Rasyiid Universitas Islam Negeri Palangka Raya3
A
Ahmad Dasuki Universitas Islam Negeri Palangka Raya4

Abstract

Kajian ini membahas hubungan antara Lahjat (dialek) dalam bahasa Arab dan Qira’at dalam Al-Qur’an melalui pendekatan historis dan linguistik. Keberagaman Lahjat pada masyarakat Arab pra-Islam melahirkan variasi bahasa antar kabilah yang kemudian menjadi konteks munculnya Qira’at sebagai bentuk kodifikasi bacaan Al-Qur’an yang shahih berdasarkan sanad, kaidah bahasa Arab, dan rasm Utsmani. Pembahasan mencakup sejarah Lahjat, klasifikasi kabilah dan dialek, pengertian serta perkembangan Qira’at, macam dan tingkatannya, serta pengaruhnya terhadap hukum bacaan (tajwid) dan penafsiran. Selain itu, diuraikan pula hikmah keberagaman Qira’at yang mencerminkan kemudahan, keluasan makna, dan penjagaan keaslian wahyu. Dengan demikian, keragaman Qira’at  dipahami sebagai bentuk fleksibilitas linguistik yang memperkaya pemahaman Al-Qur’an tanpa menghilangkan kesatuan maknanya.