Publishing Journal • Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS)

AKULTURASI BUDAYA DAN SEJARAH MASJID MENARA LAYUR SEMARANG : JEJAK KOMUNITAS ARAB DI KOTA PESISIR

DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1797 Published: 12 January 2026 Pages: 11-25 (Vol. 2, No. 1) Views: 1
Authors & Researchers
M
M. Azka Ulinnuha Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang1
A
Aulya Naysa Abila Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang2
S
Saskia Meilana Siswanto Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang3
N
Nasila Ayu Natasya Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang4
F
Faiz Irkham Maulana Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang5
M
M. Rikza Chamami Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang6

Abstract

Abstrak ini mengkaji akulturasi budaya dan sejarah Masjid Layur Menara yang terletak di Semarang, sebuah kota pesisir yang kaya akan keberagaman budaya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perpaduan budaya tercermin dalam desain arsitektur dan fungsi dari masjid tersebut, yang juga menjadi saksi bisu kehadiran komunitas Arab di daerah ini. Melalui studi ini, diharapkan terungkap peran penting masjid dalam memperkuat identitas budaya lokal yang plural.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi langsung ke lokasi, studi literatur terkait sejarah dan budaya setempat, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Masjid Layur Menara, sehingga analisis dapat dilakukan secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Layur menggabungkan elemen arsitektur dari budaya Arab, Melayu, dan Jawa.Salah satu ciri khasnya adalah menara masjid yang memiliki fungsi ganda, tidak hanya sebagai simbol keagamaan tetapi juga sebagai mercusuar yang berperan mengawasi lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan.Hal ini menunjukkan keterkaitan erat antara fungsi sosial dan keagamaan yang melekat pada masjid dalam konteks kehidupan masyarakat pesisir Semarang.Penelitian ini menegaskan bahwa Masjid Layur Menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting akulturasi budaya dan keberadaan komunitas Arab yang memberikan kontribusi pada kehidupan sosial dan budaya di Semarang.Masjid ini dapat dipandang sebagai warisan budaya yang memperkaya sejarah kota pesisir sekaligus membantu melestarikan identitas budaya yang beragam dan dinamis di wilayah tersebut.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Cover

Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS)

ISSN: 3089-8404 Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher