Publishing Journal • Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

FILOSOFI BAKAR BATU SEBAGAI MODEL KEBERSAMAN BUDAYA LOKAL DALAM KERANGKA MANAJEMEN KOTA YANG AMAN

DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1964 Published: 01 January 2026 Pages: 1-15 (Vol. 2, No. 1) Views: 1
Authors & Researchers
J
Jhafira Salsabilla Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong1
K
Karmila Sinen Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong2
F
Fadil Indra Santoso Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong3

Abstract

Filosofi bakar batu merupakan tradisi masyarakat Papua yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan keamanan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi filosofi bakar batu terhadap pemikiran urban dalam konteks manajemen kota yang aman,dalam berbasis kearifan lokal  dengan fokus pada Desa wamena. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi bakar batu dapat diterapkan dalam strategi manajemen kota melalui peningkatan solidaritas sosial, partisipasi masyarakat, dan penguatan identitas budaya sebagai upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman dan harmonis. Bakar batu berperan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber daya yang tersedia. Ini sangat penting karena tantangan perkotaan dewasa ini biasanya berasal dari kurangnya kohesi sosial dan ketimpangan dalam hubungan antarwarga. Tradisi ini dalam konteks modern menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat bertahan di tengah perubahan sosial, bahkan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota. Oleh karena itu, integrasi nilai budaya lokal dalam kebijakan perkotaan perlu didorong sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Cover

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ISSN: 3109-855X Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher