Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, populasi, kepadatan penduduk, investasi, dan kredit terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kabupaten/kota di Provinsi Bali dengan pendekatan Environmental Kuznets Curve (EKC). Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel pada periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap IKLH. Secara parsial, populasi dan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IKLH, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dan kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap IKLH. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan tidak selalu linear, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah yang berwawasan lingkungan.