Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Aksesibilitas dan Fasilitas terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Wisata Citiis Galunggung Kabupaten Tasikmalaya, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel Aksesibilitas, Fasilitas, dan Keputusan Berkunjung berada pada kategori sangat kuat. Secara parsial (uji t), Aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Berkunjung dengan nilai t hitung sebesar -0,999 dan nilai signifikansi 0,320 > 0,05. Sebaliknya, Fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung dengan nilai t hitung sebesar 16,480 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan (uji F), diperoleh nilai F hitung sebesar 453,167 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,903 menunjukkan bahwa 90,3% variasi Keputusan Berkunjung dapat dijelaskan oleh variabel Aksesibilitas dan Fasilitas, sedangkan 9,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas menjadi faktor yang paling dominan dalam mendorong keputusan wisatawan untuk berkunjung ke Wisata Citiis Galunggung Kabupaten Tasikmalaya. Oleh karena itu, pengelola diharapkan terus meningkatkan kualitas fasilitas serta melakukan perbaikan aksesibilitas guna meningkatkan daya tarik dan daya saing destinasi wisata.