Publishing Journal • Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

PEMAKNAAN MAHASISWA PADA KONTEN POLITIK DALAM CAROUSEL PINTER POLITIK (Analisis Resepsi Stuart Hall)

DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.3245 Published: 12 July 2026 Pages: 1-15 (Vol. 2, No. 3) Views: 11
Authors & Researchers
P
Padilah, Fawaz Nasir International Women University1
A
Asmarani, Aulia International Women University2
R
Rachmah, Fitri Annisa International Women University3
H
Hadi, Saiful International Women University4

Abstract

Pesatnya penyederhanaan isu politik kompleks ke dalam format visual ringkas di media sosial memicu perdebatan antara efektivitas edukasi politik bagi khalayak muda dan resiko terjadinya pendangkalan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pemaknaan pesan (decoding) pesan politik konten Carousel pada akun Instagram @pinterpolitik oleh 10 informan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Wanita Internasional Angkatan 2022 (kategori Generasi Z, laki-laki dan perempuan, serta pengikut aktif akun @pinterpolitik). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis Resepsi model Encoding/Decoding Stuart Hall. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam berbasis pedoman wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan prosedur analisis data interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika visual, ilustrasi karikatur, dan headline provokatif pada Carousel sangat efektif bertindak sebagai pemantik perhatian yang meruntuhkan stigma politik kaku. Namun, pemaknaan esensi isu politik sangat dipengaruhi oleh latar belakang akademis komunikasi informan yang berfungsi sebagai penyaring kritis. Berdasarkan pemetaan resepsi Stuart Hall, temuan terbagi ke dalam tiga posisi : Posisi Negosiasi mendominasi sebesar 70% (7 informan), posisi Oposisi sebesar 20% (2 informan), dan posisi Dominan-Hegemonik sebesar 10% (1 informan). Kesimpulannya, mahasiswa memanfaatkan kepraktisan Carousel demi efisiensi waktu, namun menolak menelan bulat-bulat narasi politik tanpa verifikasi sekunder. Penelitian ini menghadirkan implikasi dimana media sosial diposisikan sebagai pintu masuk literasi, bukan sumber pengetahuan final. Implikasi praktis merekomendasikan redaksi media untuk menyediakan rujukan terlacak serta penguatan program literasi media kritis guna mengantisipasi bahasa pengetahuan semu.

Indexing Journal

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Cover

Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)

ISSN: 3109-855X Publisher: PT. Jurnal Center Indonesia Publisher