Abstract
Sampah organik rumah tangga di Desa Sukarami, Kecamatan Seluma Selatan, selama ini belum dikelola secara optimal dan sebagian besar hanya dibuang atau dibakar, sementara peternak lokal menghadapi tekanan biaya akibat kenaikan harga pakan ternak pabrikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi ganda, yaitu mengurangi volume sampah organik sekaligus menyediakan sumber pakan ternak alternatif yang murah dan bergizi. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim KKN Kelompok 46 dengan metode presentasi interaktif dan diskusi tanya jawab bersama warga. Materi yang disampaikan mencakup profil biologis maggot BSF (Hermetia illucens), siklus hidup, alur proses budidaya, kandungan gizi, alat dan bahan yang dibutuhkan, serta manfaat budidaya maggot dari aspek lingkungan, ekonomi, peternakan, dan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme warga terhadap potensi budidaya maggot BSF sebagai peluang usaha rumahan sekaligus solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga Desa Sukarami untuk mengembangkan budidaya maggot BSF secara mandiri di lingkungan masing-masing. Household organic waste in Sukarami Village, South Seluma Sub-district, has not been optimally managed and is largely discarded or burned, while local livestock farmers face rising costs of manufactured feed. This community service activity aimed to socialize and educate residents on Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation as a dual solution for reducing organic waste volume while providing an affordable and nutritious alternative livestock feed source. The activity was carried out by KKN Group 46 through lectures, interactive presentations, and discussion sessions with residents. The material covered the biological profile of BSF maggots (Hermetia illucens), their life cycle, the cultivation process flow, nutritional content, required tools and materials, and the environmental, economic, livestock, and social benefits of maggot cultivation. The results showed an increase in residents' understanding and enthusiasm toward the potential of BSF maggot cultivation as a household business opportunity and a sustainable waste management solution. This activity is expected to be an initial step for Sukarami Village residents to independently develop BSF maggot cultivation in their respective environments.