Abstract
Mie merupakan produk yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Saat ini, gaya hidup masyarakat sudah semakin modern. Orang-orang lebih menyukai makanan cepat saji yang lebih praktis, termasuk mie. Sayangnya, banyak mie yang dianggap tidak sehat karena mengandung banyak karbohidrat dan dapat menyebabkan penyakit akibat kelebihan gula. Oleh karena itu diperlukan bahan pangan yang tidak hanya dapat menunjang fungsi mie sebagai penyedia. Jamur sawit dan daun kelor merupakan bahan pangan yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dari parameter organoleptik dari mie kering daun kelor dan jamur sawit serta mengetahui pendapatan dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perlakuan terbaik terbaik,yaitu pada perlakuan ke 2 dengan NP tertinggi yaitu perlakuan daunn kelor 20% dan jamur sawit 30% dengan nilai NP 0,85. Perhitungan menunjukan mie kering jamur sawit dan daun kelor yang diproduksi yaitu Rp. 3.528,00/pcs yang akan mendatangkan keuntungan sebesar Rp. 944.305,00 pada harga jual Rp. 4.000,00 /pcs.